新闻是有分量的

Diduga mengeksploitasi satwa骗子,Scorpion Wildlife laporkan sejumlah stasiun televisi

2017年2月28日下午4:12发布
2017年2月28日下午4:17更新

Seekor Siamang satwa hasil penyerahan sukarela dari tempat wisata Kampung Gajah Wonderland,diamankan di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam(BBKSDA)Jawa Barat,di Bandung,Jawa Barat,Sabtu(18/2)。 Foto oleh Fahrul Jayadiputra / ANTARA

Seekor Siamang satwa hasil penyerahan sukarela dari tempat wisata Kampung Gajah Wonderland,diamankan di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam(BBKSDA)Jawa Barat,di Bandung,Jawa Barat,Sabtu(18/2)。 Foto oleh Fahrul Jayadiputra / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Lembaga pemerhati satwa,Scorpion Wildlife Trade Monitoring,melaporkan sejumlah tayangan televisi yang diduga mengeksploitasi satwa liar dalam tayangan mereka ke Komisi Penyiaran Indonesia(KPI)。

“Satwa(骗子)dalam pertunjukan dikuasai rasa sakit,takut,dan lapar.Hal tersebut dirasakan baik saat sesi pelatihan dan sesi pertunjukan,”kata Deputi Direktur Scorpion Wildlife Trade Monitoring Marison Guciano di Kantor KPI Pusat,Jakarta,Selasa 28 Februari 2017。

Marison menghitung setidaknya ada 28 tayangan televisi yang diduga telah mengkeskploitasi satwa liar sepanjang 2016.Sebagian besar yang dilaporkan adalah stasiun televisi nasional。 数据tayangan tersebut diserahkan langsung Marison kepada Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis dan Komisioner Kelembagaan KPI Pusat Ubaidillah。

Marison mengatakan stasiun televisi seringkali mengatakan tayangan satwa liar sebagai hiburan atau bahkan edukasi。 Padahal,menurutnya,motif komersial menjadi latar belakang pertunjukan tersebut。

Ketua KPI Yuliandre mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dari Scorpion Wildlife Trade Monitoring。 “Pengaduan ini terkait dengan P3SPS bab VIII pasal 23 ayat d,bisa juga terkait dengan pasal 18 tentang unsur seksual binatang yang diekspos,”kata Yuliandre。

Pasal 23 ayat d pada P3SPS tahun 2012 melarang televisi'menampilkan peristiwa dan tindakan sadis terhadap hewan'。 “Kita perlu kajian mendalam dari para ahli terkait pemaknaan kata'madis'.Sebab kata itu adalah kata sifat yang bisa dimaknai berbeda,”lanjut Yuliandre。

Yuliandre mengatakan laporan dari Scorpion Wildlife Trade Monitoring akan dibawa ke rapat pleno。 Dalam rapat ini,KPI akan memutuskan apakah perlu memanggil stasiun televisi yang dilaporkan。 “Tindakan selanjutnya diketahui setelah itu(pleno),” katanya。-Rappler.com