新闻是有分量的

Banjir bandang terjang Pidie,puluhan rumah rusak

2017年2月27日下午3:41发布
更新时间2017年2月27日下午3:41

Banjir bandang menerjang Kabupaten Pidie,Aceh,membuat puluhan rumah rusak,Senin(27/2)Foto oleh Habil Razali / Rappler

Banjir bandang menerjang Kabupaten Pidie,Aceh,membuat puluhan rumah rusak,Senin(27/2)Foto oleh Habil Razali / Rappler

BLANG DHOT,印度尼西亚 - Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Pidie,Aceh,Senin pagi。 Akibatnya puluhan rumah mengalami kerusakan dan sejumlah jalan terputus。

“Jalan lintas kabupaten terjadi penumpukan longsor di 11 titik,”kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)Pidie,Apriadi kepada Rappler,Senin pagi,27 Februari 2017。

Banjir bandang antara lain menerjang Desa Blang Dhot,Ranto Panyang,dan Pulo Seunong。 Banjir lantaran hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie sejak Minggu疮。

Sebanyak 28 rumah rusak ringan dan 6 rumah rusak berat di Desa Rantau Panyang。 Sementara di Desa Blang Dhot,16单位rumah mengalami kerusakan ringan。 Selain itu empat unit rumah juga mengalami kerusakan ringan di Desa Pulo Seunong。

Selain rumah,kata Apriadi,banjir juga merusak ruas jalan nasional di Desa Blang Dhot。 Jalan lintas Beureunuen - Tangse di Desa Blang Bungong,misalnya,amblas sepanjang 10米dengan kedalaman 3米。

Seorang warga bernama M Yunus(37)mengatakan dirinya sedang berada di dalam rumah ketika banjir menerjang。 “Air datang secara tiba-tiba.Saat air menerjang disertai suara gemuruh,kami langsung berlarian menyelamatkan diri,”kata Yunus。

Banjir membuat rumah Yusuf tak hanya tergenang air,tapi juga tertimbun lumpur。 “Kami sangat mengharapkan bantuan seperti alas tidur dan selimut。 Barang-barang di rumah semuanya terkena lumpur banjir,“ujar Yunus。

Camat Tangse M Jakfar mengatakan saat ini sejumlah warga sudah mulai membersihkan rumah rumah mereka dari genangan dan lumpur。 Selain itu banjir bandang juga membawa batu-batuan。 -Rappler.com