新闻是有分量的

Kronologi meledaknya bom panci hingga pelaku tewas

2017年2月27日下午2:23发布
2017年2月27日下午3:49更新

BOM PANCI。 Lokasi kantor kelurahan Arjuna di mana pelaku dan polisi terlibat aksi tembak-menembak pada Senin,27 Februari。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

BOM PANCI。 Lokasi kantor kelurahan Arjuna di mana pelaku dan polisi terlibat aksi tembak-menembak pada Senin,27 Februari。 Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Sebuah ledakan terdengar di Taman Pandawa,Kecamatan Cicendo,Bandung pada Senin,27 Februari。 Menurut Kapolda Jawa Barat,Anton Charliyan,ledakan itu bersumber dari bom panci yang memiliki daya ledak rendah。

Kejadian itu bermula dari seorang pria yang melakukan aksi teror di Lapangan Pandawa。

“Pelaku menggunakan bom panci,”ujar Kadiv Humas Mabes Polri,男孩Rafli Amar di Jakarta Selatan pada Senin,27 Februari。

Setelah bom meledak,kata男孩,pelaku yang belum bisa teridentifikasi itu kemudian kabur menuju ke kantor Kelurahan Arjuna。

“Dia saat itu,pelaku naik ke lantai dua kantor。 Kami sempat melakukan negosiasi,“tutur Boy。

Ketika petugas kepolisian melakukan negosiasi,kata dia,mereka lalu mengevakuasi warga dan pegawai di kantor kelurahan。

“Kantor itu kami strelisasi dan dilakukan pengepuangan,”tuturnya。

Sayang,upaya negosiasi tidak berhasil,sehingga kepolisian menerapkan langkah preventif dengan melumpuhkan pelaku。 Dia tewas akibat kena luka tembak。

“Saat ini,pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,”kata dia。

Menurut Anton,pelaku menuntut琼脂tahanan yang berada di penjara oleh Densus 88 Anti Teror Polri segera dibebaskan。 - Rappler.com