新闻是有分量的

Ketika penganut Ahmadiyah salat Jumat di depan masjid yang disegel

发布于2017年2月24日下午2:37
2017年2月24日下午5:25更新

Jamaah Ahmadiyah mendirikan salat Jumat di luar masjid,karena masjid mereka,Al-Hidayah di Sawangan,disegel,Jumat(24/2)。 Foto Thowik / SEJUK

Jamaah Ahmadiyah mendirikan salat Jumat di luar masjid,karena masjid mereka,Al-Hidayah di Sawangan,disegel,Jumat(24/2)。 Foto Thowik / SEJUK

雅加达,印度尼西亚 - Sebuah masjid yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar,RT.03 / 07 Sawangan Baru,Sawangan,Kota Depok,disegel aparat Satpol PP Kota Depok pada Kamis,23 Februari 2017。

Al-Hidayah,nama masjid tersebut,diketahui milik jamaah Ahmadiyah,salah satu aliran dalam Islam yang sering dianggap menyimpang。 Akibat penyegelan ini jamaah Ahmadiyah tak bisa lagi salat di dalam masjid。

Tokoh Ahmadiyah setempat,Farid Muhamad Ahmad,mengatakan penyegelan dilakukan pada Kamis siang,sekitar pukul 14.00 WIB。 “Pihak Kepolisian dan Satpol PP melakukan apel terlebih dahulu sebelum memasang plang segel dan kayu,”kata Farid kepada Rappler,Jumat 24 Februari 2017。

Farid tak tahu pasti kenapa masjid tersebut disegel。 Sebab,menurutnya,bangunan masjid telah memiliki surat Izin Mendirikan Bangunan(IMB)yang sah。 “IMB kita ada rumah tinggal dan masjid,sangat kuat。 Bahkan sebelum ada penutupan paksa,ada petugas datang menyaksikan sendiri surat IMB-nya,“Farid melanjutkan。

Farid menduga penyegelan masjid dilakukan Pemerintah Kota Depok bukan karena IMB,tapi karena mereka adalah penganut Amadiyah。 Padahal,Farid melanjutkan,dalam Surat Keputusan Bersama(SKB)3 menteri yang dirilis pada 2008 tentang Ahmadiyah,tidak ada larangan melakukan ibadah bagi jamaah Ahmadiyah。 “Ini mungkin soal pelarangan terhadap Ahmadiyah,”katanya。

Ia menyayangkan penyegelan ini karena banyak aktivitas jamaah yang dilakukan di Masjid Al-Hidayah,seperti salat lima waktu dan mengkaji Al Quran。 Bahkan,Farid melanjutkan,pengurus masjid juga sering menerima proposal kegiatan sosial dari warga sekitar。 “Kami juga sering ikut kegiatan sosial tersebut,”Farid melanjutkan。

Akibat penyegelan ini,Farid pun terpaksa menunaikan salat Jumat siang ini,24 Februari 2017,di depan masjid yang disegel。 Jamaah salat Jumat yang bisanya mencapai 100 orang,kini hanya enam orang。 “Karena dibatasi,减少了toid tidak menarik perhatian,”kata Farid。 -Rappler.com