新闻是有分量的

Mengancam akan merusak Gedung KPU,Facebooker ini ditahan

2017年2月22日上午10:40发布
2017年2月22日上午10:40更新

Seorang facebooker ditangkap setelah mengancam akan merusak Kantor KPU Flotim di NTT,Rabu(22/2)。 Foto oleh Jose / Rappler

Seorang facebooker ditangkap setelah mengancam akan merusak Kantor KPU Flotim di NTT,Rabu(22/2)。 Foto oleh Jose / Rappler

KUPANG,印度尼西亚 - Petugas Kepolisian Polres Flotim,Nusa Tenggara Timur,menangkap seorang Facebooker yang mengancam akan merusak Gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD)Flotim。

Facebooker dengan nama akun akun Akjaz Waiwadan atau Sabinus Lewotapo ditangkap di kediamannya di Waiwadan,Kecamatan Adonara Barat,Nusa Tenggara Tirmur,Rabu 22 Februari 2017。

“Sudah ditangkap di rumahnya.Tidak ada perlawanan.Dia mengaku telah membuat postingan ancaman menghancurkan Kantor KPU Flotim,”kata Kepala Satuan Reskim Polres Flotim I Nengah Lantika,Rabu 22 Februari 2017。

Kasus ini bermula dari laporan Ketua KPUD Flotim,Ernesta Katana,yang merasa diancam oleh Sabinus Lewotapo。 Ancaman tersebut disampaikan melalui akun Facebook。

Sabinus Lewotapo,dalam akun Facebooknya,menuduh Ernesta dibayar untuk memindahkan tiga kotak suara dari Kantor KPUD Flotim ke rumah salah seorang pengurus PAC PDI Perjuangan。

Selain itu Sabinus juga mengancam akan menghancurkan Gedung KPU Flotim jika panitia pengawas tidak memproses masalah pemindahan kotak suara tersebut。

Juru bicara KPU Flotim,Kornelis Abon Tabe,mengatakan sebagai penyelenggara Pilkada,pihaknya membutuhkan kenyamanan untuk menyelesaikan seluruh proses dan tahapan penyelenggaraan。

“Dengan aksi teror dan fitnah itu kami merasa tidak nyaman bekerja menyelesaikan proses yang lagi beberapa saat lagi.Kami ingin ada efek jera kepada para pelaku,”kata Kornelis。

Saat ini Sabinus telah ditahan untuk diperiksa apa motifnya melakukan ancaman lewat Facebook。 “Saat ini kami tahan dulu untuk perkembangan penyelidikan,”kata I Nengah Lantika。 -Rappler.com