新闻是有分量的

Polri:Aksi 212 berpotensi ricuh

2017年2月20日下午1:02发布
2017年2月20日下午1:02更新

Massa umat Islam yang memadati area di dekat Monumen Nasional pada tanggal 2 2016年2月lalu。 Foto oleh Zachary Lee / Rappler

Massa umat Islam yang memadati area di dekat Monumen Nasional pada tanggal 2 2016年2月lalu。 Foto oleh Zachary Lee / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Divisi Humas Polri Irjen男孩Rafli mengatakan aksi 212 yang akan akan digelar论坛Umat Islam(FUI)di depan Gedung DPR / MPR besok berpotensi ricuh。

“Kami telah mendeteksi adanya ajakan provokatif.Ini hasil deteksi(intelijen)dalam hal ini polisi,”kata Boy Rafli Mabes Polri,Jakarta Selatan,Senin 20 Februari 2017。

Aksi 212 rencananya akan diikuti 10 ribu orang dari berbagai ormas Islam。 Namun Front Pembela Islam(FPI)dan pemimpin mereka,yakni Rizieq Shihab,mengatakan tidak akan terlibat dalam aksi kali ini。

Aksi massa ini digelar untuk menuntut pemerintah mencopot Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama karena telah menjadi terdakwa dalam kasus penodaan agama。

男孩mengingatkan para pengunjuk rasa untuk tidak bertindak anarkistis dan tertib,meskipun ada provokasi。 Ajakan provokatif ini,kata Boy,terendus Tim Cyber​​ Polri di media sosial。

“Dengan lahirnya informasi konten provokasi di media sosial,jadi kami sampaikan kepada masyarakat dan koordinator lapangan untuk lebih mengedepankan fungsi hukum,”kata Boy。

男孩mengatakan jika aksi ini berakhir ricuh,maka FUI akan menjadi pihak yang paling bertanggung jawab。 “Karenanya kami imbau pihak korlap,agar benar dikoordinasikan unjuk rasa aman dan damai,”kata Boy。 -Rappler.com