新闻是有分量的

Mengenal Siti Aisyah,perempuan yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-Nam

2017年2月17日下午5点08分发布
2017年2月17日下午6:24更新

DITAHAN。 Ilustrasi wajah Siti Aisyah,perempuan yang kini tengah ditangkap oleh personel polisi Malaysia karena diduga terkait peristiwa pembunuhan Kim Jong-Nam,saudara tiri Kim Jong-Un。 Ilustrasi oleh Rappler

DITAHAN。 Ilustrasi wajah Siti Aisyah,perempuan yang kini tengah ditangkap oleh personel polisi Malaysia karena diduga terkait peristiwa pembunuhan Kim Jong-Nam,saudara tiri Kim Jong-Un。 Ilustrasi oleh Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Nama Siti Aisyah tiba-tiba menjadi sosok yang banyak dibicarakan publik di dalam dan di luar印度尼西亚dalam beberapa hari terakhir。 Hal itu lantaran dia disebut terkait dalam pembunuhan kakak tiri Kim Jong-Un,Kim Jong-Nam。

Perempuan yang berasal dari Serang itu tinggal di Jalan Angke Indah Gang III nomor 16,RT05 / 03,Tambora,Jakarta。 Di area pemukiman padat penduduk itu dia sempat tinggal cukup lama dengan mertuanya。

Sebelumnya Aisyah bekerja di perusahaan konveksi milik ayah mertuanya,Lian Kiong pada tahun 2007. Setahun kemudian dia menikah dengan putera Lian Kiong,Gunawan Hasyim。 Dari pernikahan itu,keduanya dikarunia satu anak。

Di tahun 2010,keduanya memutuskan berangkat ke Malaysia untuk membantu usaha konveksi milik orang tuanya yang bangkrut。

“Mereka berangkat ke Malaysia untuk bekerja,”ujar Ketua RT 05 RW 03,Angke,Tambora,Rahmat Yusril seperti dikutip 。

RUMAH SITI AISYAH。 Rumah yang dulu pernah ditempati Siti Aisyah,perempuan yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam。 Foto oleh试试Reza Essra / ANTARA

RUMAH SITI AISYAH。 Rumah yang dulu pernah ditempati Siti Aisyah,perempuan yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam。 Foto oleh试试Reza Essra / ANTARA

Sementara,seorang tetangga Siti tidak menyangka jika perempuan lugu itu harus berurusan dengan kasus pembunuhan。

“Orangnya pendiam,lugu,orang dari kampung,”ujar Anisa Fitri,warga yang tinggal tidak jauh dari rumah yang dulu pernah ditempati Aisyah。

Anisa menyebut Aisyah jarang bergaul dengan warga sekitar saat tinggal di rumah mantan mertuanya。

“Dia memang jarang bergaul sama orang di sini。 Saya yakin itu orangnya,sudah liat fotonya dan saya dulu sering bertemu dia,“kata dia。

Warga lainnya bernama Halimah yang sudah tinggal di Jalan Angke sejak tahun 1969年mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Aisyah。

“Dia orang susah,kasihan amat dia kena(kasus)begitu。 Saya kenal karena setelah pindah dari sebelah rumah saya,dijual,lalu pindah ke sini(rumah mantan mertua Aisyah),“kata dia。

Saat ini Aisyah masih ditahan selama satu pekan di Penjara雪兰莪pada Kamis dini hari,16 Februari。 Aisyah ditangkap karena wajahnya terekam di kamera pengawas yang terpasang di Bandara Internasional Kuala Lumpur(KLIA)2.(BACA: )

Dalam waktu satu pekan,polisi harus mampu mencari bukti yang menguatkan jika Aisyah memang terkait tindak pembunuhan saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara itu。 Jika tak terbukti,maka Aisyah harus dibebaskan。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com