新闻是有分量的

Ratusan imigran berunjuk rasa di Kupang

2017年2月16日下午1:45发布
2017年2月16日下午1:50更新

Suasana di Rumah Detensi Imigrasi(Rudenim)Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT),Kamis(16/2)。 Foto oleh Jose / Rappler

Suasana di Rumah Detensi Imigrasi(Rudenim)Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT),Kamis(16/2)。 Foto oleh Jose / Rappler

KUPANG,印度尼西亚 - Sekitar 150 imigran gelap yang ditampung di Rumah Detensi Imigrasi(Rudenim)Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT),berunjuk rasa menuntut 国际移民组织( IOM)dan UNHCR untuk segera mengirim mereka ke negara ketiga。

“Mereka hanya demo biasa,menuntut agar jangan terlalu lama di resettlement ,tapi segera dikirim negara ketiga bagi mereka,”kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan HAM NTT Fery Sihite,Kamis 16 Februari 2017。

Para imigran gelap ini telah ditampung selama bertahun-tahun di Rudenim Kupang tanpa kepastian。 Mereka berharap bisa dikirim ke negara penerima。 “Para imigran minta agar cepat diproses nasib mereka,”kata Fery。

Fery mengaku belum mendapat laporan resmi terkait adanya aksi demo ini,namun menurut dia,tuntutan para imigran ditujukan kepada IOM dan UNHCR,bukan kepada imigrasi。 “Agar penempatan mereka ada kepastian waktu,”tegasnya。

Saat ini Rudenim Kupang menampung 150-an imigran dari berbagai negara,seperti Afganistan,Bangladesh,India dan Myanmar。 -Rappler.com