新闻是有分量的

Banjir bandang terjang Pati,Pilkada jalan terus

2017年2月15日下午2:53发布
2017年2月15日下午2:53更新

Banjir bandang yang menerjang Pati membuat warga setempat terpaksa harus menggunakan perahu untuk menuju TPS,Rabu(15/2)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Banjir bandang yang menerjang Pati membuat warga setempat terpaksa harus menggunakan perahu untuk menuju TPS,Rabu(15/2)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

PATI,印度尼西亚 - Sejak pagi buta,Siman telah bergegas keluar dari rumahnya di RW 02 Desa Mintobasuki,Kecamatan Gabus,Kabupaten Pati,Jawa Tengah。 Bersama istrinya,ia melangkah menuju rumah-rumah warga desanya。

Seharusnya hari ini ia bersukacita merayakan pesta demokrasi empat tahunan别名pemilihan kepala daerah(Pilkada)di daerahnya。 Namun banjir bandang yang datang dua hari lalu justru menenggelamkan rumahnya。

Namun banjir ternyata tak menyurutkan tekad Siman untuk menyemarakkan Pilkada。 Apalagi ia adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di salah satu TPS di sana。

“Walaupun kena musibah banjir,saya tetap ikut nyoblos di TPS,ini saya lagi mengajak warga untuk datang ke sana biar dapat menggunakan hak pilihnya,”kata Siman,Rabu 15 Februari 2017。

Di tempat tinggalnya terdapat sedikitnya 10.045 jiwa yang masuk dalam daftar pemilih tetap(DPT)。 Dari jumlah itu,semuanya ikut nyoblos di TPS yang berlokasi dekat bantaran Sungai Silugonggo。

“Warga kita masih antusias untuk nyoblos di bilik suara,tapi karena di sini kebanjiran,maka kita naik perahu untuk menuju ke lokasi TPS,”kata Siman。

Hujan lebat yang mengguyur desanya sejak dua hari terakhir memang membuat semua rumah di lingkungan RW 01 dan RW 02 telah terendam banjir。 Bahkan,kata dia,lokasi pemungutan suara juga terkena dampaknya。

Alhasil,lokasi TPS akhirnya dipindah ke rumah warga setempat yang bangunannya lebih tinggi。 “Kita sangat bersyukur karena BPBD mengirimkan satu perahu karet yang membantu kita menyeberangi banjir.Selain itu,warga lainnya mengerahkan perahunya masing-masing,mereka naik perahu supaya cepat sampai ke TPS,”kata Siman lagi。

Kabupaten Pati menjadi satu dari tujuh daerah di Jateng yang menggelar menggelar Pilkada serentak 2017.Di kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani itu muncul sebuah fenomena unik。 Dimana pasangan现任Hariyanto dan Saiful Arifin yang diusung koalisi gemuk melawan kotak kosong。

Ketua KPU Jawa Tengah,Joko Purnomo membenarkan ihwal banjir bandang yang merendam sebagian rumah warga di Pati。 Selain mengganggu jalannya coblosan,banjir juga sempat memperlambat proses perhitungan suara tahap akhir。

Ia pun menyatakan banjir yang menerjang Pati tak boleh menghanguskan hak pilih tiap warga negara,sehingga dirinya harus menerapkan mekanisme yang tepat agar tetap ada TPS。

“Kami kemarin sudah merelokasi TPS ke pengungsian atau memfasilitasi antar jemput dari pengungsian ke TPS terdekat.Semoga saja,setelah kami meningkatkan koordinasi dengan perangkat daerah tahap coblosan berjalan lancar dan terkendali,”terang Joko。 -Rappler.com