新闻是有分量的

Pilkada DKI satu atau dua putaran,Anies Baswedan tak ambil pusing

2017年2月15日下午2:32发布
2017年2月15日下午2:35更新

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat tiba di Kantor DPP Gerindra,Jakarta Selatan,Rabu(15/2)。 Foto oleh Diego Batara / Rappler

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat tiba di Kantor DPP Gerindra,Jakarta Selatan,Rabu(15/2)。 Foto oleh Diego Batara / Rappler

雅加达 - Persaingan ketat antar calon pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta membuat pemilihan kemungkinan besar akan berlangsung dalam dua putaran。

Jika ini yang terjadi,maka konstelasi politik pasti akan berubah。 Sebab pasangan calon yang tersingkir dalam putaran pertama bisa jadi memberikan dukungan kepada salah satu calon yang lolos。

Akibatnya peta dukungan akan berubah。 Kalkukasi dan strategi sudah pasti harus mengadaptasi perubahan ini。 Namun calon gubernur Anies Baswedan sepertinya tidak mau mengambil pusing soal ini。

“Satu putaran atau dua putaran tidak masalah yang terpenting proses pilkadanya jujur bersih dan tertib,”kata Anies di Posko Anies Sandi,Cicurug,Menteng,Jakarta Pusat,Rabu 15 Februari 2017。

Kubu Anies pernah mendapatkan black campaign beberapa hari lalu,yakni berupa brosur yang ditemukan di Matraman dan Kembangan。 Menurut Anies,kecurangan seperti ini seharusnya tak perlu terjadi。

“散文kampanye yang diwarnai kecurangan seharusnya tak perlu terjadi untuk menciptakan iklim demokrasi yang sejuk,”kata Anies。

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengaku sangat optimis dengan hasil Pilkada DKI,terlebih setelah mengetahui exit poll Anies-Sandi tinggi。

“Kita jelas sangat optimis,tetapi sekarang bukan kita yang menentukan,ini semua ada di tangan warga jakarta,warga jakarta yg menentukan,”kata Anies。 -Rappler.com